Ngeles #2

Sebuah seminar.

“Apa yang membuat Indonesia terus menerus menjadi negara berkembang, tidak menjadi negara maju?”

“Pertanyaannya yang salah, Mas. Kalau pertanyaannya “Sebutkan alasan mengapa Indonesia pantas menjadi negara maju berikutnya” atau “Sebutkan mengapa Indonesia layak disebut surga dunia”, tentu jawabannya ikut positif juga. Kalau pertanyaannya sudah negatif, jawabannya ikut-ikutan negatif. Masalah perspektif saja, ini mah.”

“Bukan, karena lagu yang dinyanyikan adalah Indonesia Tanah Air BETA*. Harusnya Tanah Air FULL VERSION biar kita maju, nggak dalam proses perkembangan terus.”

*Dalam dunia IT, istilah BETA merujuk pada versi software yang masih terus tahap pengembangan. Selangkah lagi menuju full version setelah fungsi-fungsi disempurnakan dan mayoritas bug yang diketahui, dimusnahkan.


Ngeles #1

Acara kumpul-kumpul keluarga. “Kenapa sih kamu kok kayanya gak ada nakal-nakalnya?” “Oh jelas, Mbak. Kalo saya ngumpulnya sama orang-orang baik begini, saya ikut-ikutan baik. Dijamin ndak nakal.”


Les beaux tableaux de la calligraphie du Coran à Salman

Dimanche 22 août. J’ai vu les beaux tableaux de la calligraphie du Coran à Masjid Salman. Dans la salle GSG Atas, il y a 10-15 tableaux qui peignent les versets du Coran. Le peintre est Imam C. Basri. Peut-être un jour je vais acheter un de ces tableaux, hehe… (Minggu, 22 Agustus. Saya melihat lukisan


Rekonstruksi Foto Perang

Bagaimana sejarah di suatu tempat yang kini sudah menjelma menjadi sebuah mall? Ok, mungkin pertanyaan itu terlalu ekstrim. Mari sejenak kita bayangkan bahwa tanah yang kita pijak sekarang menyimpan cerita dari masa lalu. Cerita apapun itu, mulai dari yang heroik sampai tragedi. Lebih dahsyat lagi jika kenyataannya di masa lalu tanah ini adalah tanah yang